Konfigurasi Routing MikroTik: Static Route, OSPF & BGP

๐Ÿ”‘ Token
๐Ÿ“… 18 Juni 2026
๐Ÿ“– 12 menit baca
Menengah
๐ŸŒ MikroTik

1. Pengenalan Routing

Routing adalah proses pemilihan jalur terbaik untuk mengirim paket data dari jaringan sumber menuju jaringan tujuan. Di dunia jaringan, router bertanggung jawab untuk membuat keputusan ini berdasarkan tabel routing yang tersimpan di dalam perangkat.

Apa Itu Routing?

Secara sederhana, routing dapat diibaratkan seperti sistem navigasi GPS. Router berfungsi sebagai "pemandu" yang menentukan rute paling efisien agar data dapat sampai ke tujuan. Setiap paket data yang melintasi jaringan akan dianalisis oleh router untuk menentukan interface keluar yang tepat.

Jenis-Jenis Routing

Terdapat tiga kategori utama routing yang perlu dipahami oleh setiap engineer jaringan:

๐Ÿ”ง
Static Routing
  • โœ… Rute ditentukan manual oleh admin
  • โœ… Tidak ada pertukaran info antar router
  • โœ… Cocok untuk jaringan kecil & sederhana
  • โœ… Keamanan tinggi โ€” tidak ada advertisement
๐Ÿ”„
Dynamic Routing (OSPF/RIP)
  • โœ… Router otomatis belajar rute
  • โœ… Konvergensi cepat pada perubahan link
  • โœ… Cocok untuk campus & satu organisasi
  • โœ… Menggunakan protokol interior gateway (IGP)
๐ŸŒ
Dynamic Routing (BGP)
  • โœ… Protocol exterior gateway (EGP)
  • โœ… Pertukaran routing antar Autonomous System
  • โœ… Cocok untuk ISP & internet backbone
  • โœ… Skala internet โ€” jutaan prefix
๐Ÿ“Š Topologi Dasar Routing
๐Ÿข
Network A
192.168.1.0/24 โ€” LAN Utama
โ†’
๐Ÿ“ก
Router 1 โ€” MikroTik A
eth1 โ†” eth2 ยท OSPF / Static
โ†’
๐Ÿ“ก
Router 2 โ€” MikroTik B
eth1 โ†” eth2 ยท BGP / Default
โ†’
๐ŸŒ
Internet
Public Network
โ†“
๐Ÿ–ฅ๏ธ
Network B
10.0.0.0/8 โ€” via OSPF
๐Ÿ–ฅ๏ธ
Network C
172.16.0.0 โ€” via BGP
๐Ÿ’ก Konsep Penting: Administrative Distance

Ketika sebuah router memiliki beberapa sumber informasi rute ke tujuan yang sama, maka akan dipilih rute dengan Administrative Distance (AD) terendah. MikroTik menggunakan paramater distance untuk menentukan ini โ€” semakin kecil nilainya, semakin dipercaya rute tersebut.

2. Static Routing di MikroTik

Static routing memungkinkan administrator menentukan rute secara manual ke jaringan tertentu. Meskipun terlihat sederhana, static route sangat berguna untuk jaringan kecil atau ketika diperlukan rute default ke ISP.

Menambah Static Route via Terminal

Berikut adalah contoh penambahan static route melalui CLI MikroTik:

MikroTik CLI
# Tambah rute default ke ISP (gateway 203.0.113.1)
/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=203.0.113.1 distance=1 comment="Default Route to ISP"

# Rute ke jaringan branch office via tunnel
/ip route add dst-address=10.10.0.0/16 gateway=192.168.1.1 distance=1 comment="Branch Office VPN"

# Rute ke jaringan server internal
/ip route add dst-address=172.16.100.0/24 gateway=192.168.50.1 distance=2 comment="Server Farm"

# Rute dengan preference tinggi (backup route)
/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=198.51.100.1 distance=10 comment="Backup ISP"
      

Verifikasi Static Route

MikroTik CLI
# Lihat seluruh tabel routing
/ip route print

# Filter rute ke tujuan tertentu
/ip route print where dst-address=10.10.0.0/16

# Verifikasi rute aktif saja
/ip route print where active

# Cek detail rute default
/ip route print detail where dst-address=0.0.0.0/0
      
Flags: A - ACTIVE; D - DYNAMIC # DST-ADDRESS GATEWAY DISTANCE 0ADS 0.0.0.0/0 203.0.113.1 1 1 10.10.0.0/16 192.168.1.1 1 2 172.16.100.0/24 192.168.50.1 2 3AD 0.0.0.0/0 198.51.100.1 10

Menghapus dan Memodifikasi Route

MikroTik CLI
# Hapus route berdasarkan nomor index
/ip route remove 2

# Modifikasi gateway pada route tertentu
/ip route set 1 gateway=192.168.1.254

# Disable route tanpa menghapusnya
/ip route disable 3

# Enable kembali route yang di-disable
/ip route enable 3
      
โš ๏ธ Peringatan: Floating Static Route

Saat membuat backup route (floating static route), pastikan distance pada route backup lebih besar dari route utama. Jika nilai distance sama, kedua rute akan aktif secara bersamaan dan dapat menyebabkan masalah routing loop.

3. Konfigurasi OSPF

OSPF (Open Shortest Path First) adalah protokol routing interior (IGP) yang menggunakan algoritma Link-State. OSPF sangat populer di lingkungan enterprise karena kemampuannya dalam mengelola jaringan yang kompleks dengan cepat berkonvergensi.

Konfigurasi OSPF Dasar

๐Ÿ”„ Langkah Konfigurasi OSPF di MikroTik
1

Set Router ID

Tentukan router-id unik untuk OSPF instance (biasanya IP loopback atau IP terbesar).

2

Tentukan Area

Assign network ke area yang sesuai. Area 0 (Backbone) wajib untuk multi-area OSPF.

3

Daftarkan Network

Tambahkan setiap network interface yang akan participate dalam OSPF adjacency.

4

Atur Autentikasi

Aktifkan MD5/SHA authentication untuk keamanan neighbor relationship.

5

Verifikasi Adjacency

Cek neighbor status dan pastikan adjacency dalam state Full/Backup DR.

Langkah awal mengaktifkan dan mengkonfigurasi OSPF di MikroTik RouterOS:

MikroTik CLI
# Aktifkan OSPF Router ID
/routing ospf instance
set 0 name=default router-id=1.1.1.1

# Konfigurasi network yang diiklankan
/routing ospf network
add network=192.168.10.0/24 area=backbone comment="LAN Utama"
add network=192.168.20.0/24 area=backbone comment="Link ke Router 2"
add network=10.0.0.0/30 area=backbone comment="Point-to-Point Link"
      

OSPF Multi-Area

Untuk jaringan yang lebih besar, OSPF mendukung pembagian area untuk membatasi propagasi LSA (Link-State Advertisement) dan mengurangi beban routing table.

MikroTik CLI
# Buat area baru untuk gedung lantai 2
/routing ospf area
add name=area-lantai2 area-id=0.0.0.2 type=stub

# Tambah network ke area spesifik
/routing ospf network
add network=10.10.2.0/24 area=area-lantai2 comment="Gedung Lantai 2"
add network=10.10.3.0/24 area=area-lantai2 comment="Gedung Lantai 3"

# Konfigurasi interface OSPF (opsional, untuk control lebih detail)
/routing ospf interface
add interface=ether3 network-type=point-to-point cost=10 dead-interval=40s hello-interval=10s
add interface=ether4 network-type=broadcast priority=1
      

OSPF Authentication

Keamanan pada protokol routing sangat penting. Berikut cara mengamankan pertukaran paket OSPF dengan autentikasi MD5:

MikroTik CLI
# Aktifkan autentikasi MD5 pada interface
/routing ospf interface
set [find interface=ether3] authentication=md5 authentication-key="R4h4s1aS3cr3t!"

# Verifikasi neighbor OSPF
/routing ospf neighbor print

# Cek status adjacensi
/routing ospf interface print detail
      
Flags: X - DISABLED, A - ACTIVE, P - PASSIVE INTERFACE STATE COST PRIORITY NEIGHBORS NEIGHBOR-ID ether3 Designated Router 10 128 1 2.2.2.2 ether4 Backup Designated 1 128 2 3.3.3.3 ether5 Point-to-Point 10 128 1 4.4.4.4
๐Ÿ“Š Topologi OSPF Multi-Area
๐ŸŒ
ISP Router
External Gateway
โ†’
๐Ÿ“ก
R1 โ€” 1.1.1.1
Area Backbone ยท eth1, eth2, eth3
โ†’
๐Ÿ“ก
R2 โ€” 2.2.2.2
Area Backbone ยท ABR
โ†’
๐Ÿ“ก
R3 โ€” 3.3.3.3
Area Backbone ยท eth2
โ†“
๐Ÿข
Area 2 โ€” Stub
10.10.2.0/24 ยท Gedung Lantai 2
๐Ÿข
Area 3 โ€” Stub
10.10.3.0/24 ยท Gedung Lantai 3
โœ… Tips: Konvergensi OSPF

Untuk mempercepat konvergensi OSPF di jaringan kritis, sesuaikan parameter hello-interval dan dead-interval. Nilai default (10s hello / 40s dead) cocok untuk LAN, namun untuk link berkecepatan tinggi gunakan hello-interval=1s dead-interval=4s.

4. Konfigurasi BGP

BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol routing eksterior yang digunakan untuk pertukaran routing antar sistem otonom (Autonomous System). BGP merupakan protocol yang menjalankan internet seperti yang kita kenal saat ini.

BGP di MikroTik: Fundamental

MikroTik CLI
# Konfigurasi BGP Router
/routing bgp instance
set name=default as=65001 router-id=1.1.1.1 \
    as=65001 \
    redistribute-connected=yes \
    redistribute-static=yes \
    redistribute-ospf=yes

# Tambah peer (ISP utama)
/routing bgp peer
add name=ISP-Primary remote-address=203.0.113.2 remote-as=64500 \
    address-families=ip update-source=ether1 \
    keepalive-time=30s hold-time=90s \
    nexthop-choice=force-self

# Tambah peer (ISP backup)
/routing bgp peer
add name=ISP-Backup remote-address=198.51.100.2 remote-as=64501 \
    address-families=ip update-source=ether2 \
    keepalive-time=30s hold-time=90s
      

Route Filtering dengan BGP

Filtering route sangat krusial di BGP untuk mencegah advertisement yang tidak diinginkan dan mengontrol traffic flow. MikroTik menggunakan fitur routing filter untuk ini.

MikroTik CLI
# Buat address list untuk filtering
/ip firewall address-list
add address=10.0.0.0/8 list=private-prefixes
add address=172.16.0.0/12 list=private-prefixes
add address=192.168.0.0/16 list=private-prefixes

# Buat routing filter prefix
/routing filter rule
add chain=ISP-Primary-in \
    comment="Terima hanya prefix public dari ISP" \
    rule="
      if (dst in 10.0.0.0/8 || dst in 172.16.0.0/12 || dst in 192.168.0.0/16) {
        reject;
      } else {
        accept;
      }
    "
add chain=ISP-Primary-out \
    comment="Iklankan hanya prefix kita ke ISP" \
    rule="
      if (dst in 10.10.0.0/22) {
        accept;
      } else {
        reject;
      }
    "

# Terapkan filter ke peer
/routing bgp peer
set ISP-Primary input-filter=ISP-Primary-in output-filter=ISP-Primary-out
      

Prefix Filter & Communities

MikroTik CLI
# Buat prefix list untuk filtering spesifik
/ip firewall address-list
add address=45.33.0.0/16 list=allowed-prefixes
add address=91.189.0.0/16 list=allowed-prefixes

# Filter dengan community tag
/routing filter rule
add chain=ISP-Primary-in \
    comment="Tag incoming route dengan community" \
    rule="
      set bgp-communities=65001:100;
      accept;
    "

# Lihat peer BGP dan status
/routing bgp peer print detail
      
NAME REMOTE-AS REMOTE-ADDRESS STATE PREFIX-COUNT ISP-Primary 64500 203.0.113.2 established 142568 ISP-Backup 64501 198.51.100.2 established 138924
๐Ÿšจ Bahaya: IP Hijacking via BGP

Tanpa route filtering yang tepat, sebuah AS bisa mengiklankan prefix IP milik orang lain ke internet โ€” ini disebut BGP hijacking. Selalu terapkan filter prefix outbound yang hanya mengiklankan blok IP yang sah milik organisasi Anda. Gunakan juga RPKI untuk validasi asal route.

5. Firewall Filter Rules untuk Keamanan Routing

Routing dan firewall bekerja beriringan. Firewall filter rules berfungsi sebagai gerbang keamanan yang memastikan hanya traffic yang diizinkan dapat melewati router. Di MikroTik, firewall dikelola melalui /ip firewall filter.

Rule Dasar Firewall untuk Routing

MikroTik CLI
# === INPUT CHAIN ===

# 1. Terima established dan related connections
/ip firewall filter
add chain=input action=accept connection-state=established,related \
    comment="Allow established/related" place-before=0

# 2. Allow ICMP untuk troubleshooting (ping, traceroute)
add chain=input action=accept protocol=icmp \
    comment="Allow ICMP" place-before=1

# 3. Allow akses management hanya dari jaringan admin
add chain=input action=accept protocol=tcp dst-port=8291 \
    src-address=192.168.1.0/24 \
    comment="Allow WinBox from admin LAN"

# 4. Allow SSH dari jaringan terbatas
add chain=input action=accept protocol=tcp dst-port=22 \
    src-address=10.0.0.0/8 \
    comment="Allow SSH from management"

# 5. Drop semua input lainnya
add chain=input action=drop \
    comment="Drop all other input"

# === FORWARD CHAIN ===

# 6. Terima forwarded connections yang sudah established
add chain=forward action=accept connection-state=established,related \
    comment="Allow established forwarding" place-before=0

# 7. Allow forwarding dari LAN ke internet
add chain=forward action=accept src-address=192.168.10.0/24 \
    out-interface=ether1 \
    comment="LAN to Internet"

# 8. Drop invalid connections
add chain=forward action=drop connection-state=invalid \
    comment="Drop invalid"
      

NAT (Network Address Translation)

NAT sangat penting untuk memungkinkan banyak perangkat di jaringan lokal mengakses internet melalui satu IP publik.

MikroTik CLI
# Masquerade untuk akses internet
/ip firewall nat
add chain=srcnat src-address=192.168.10.0/24 out-interface=ether1 \
    action=masquerade comment="NAT for LAN"

# Port forwarding (contoh: web server internal)
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=443 \
    in-interface=ether1 action=dst-nat \
    to-addresses=192.168.10.50 to-ports=443 \
    comment="Forward HTTPS to web server"

# Port forwarding untuk SSH
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=2222 \
    in-interface=ether1 action=dst-nat \
    to-addresses=192.168.10.10 to-ports=22 \
    comment="Forward SSH to admin server"
      
โœ… Tips: Urutan Rule Penting

Urutan firewall rule di MikroTik sangat krusial karena diproses dari atas ke bawah secara berurutan. Selalu tempatkan rule accept established di posisi paling atas untuk performa optimal โ€” traffic yang sudah terbangun tidak perlu diperiksa ulang oleh rule berikutnya.

6. Load Balancing dengan ECMP

ECMP (Equal-Cost Multi-Path) adalah teknik load balancing yang memanfaatkan beberapa jalur dengan cost (jarak) yang sama untuk mendistribusikan traffic. Di MikroTik, ECMP merupakan solusi load balancing yang paling umum digunakan untuk multi-ISP.

Konfigurasi ECMP dengan 2 ISP

MikroTik CLI
# Konfigurasi IP Address untuk masing-masing ISP
/ip address
add address=203.0.113.10/30 interface=ether1 comment="ISP-Primary"
add address=198.51.100.10/30 interface=ether2 comment="ISP-Backup"

# Buat rute default ECMP (distance sama = load balance)
/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=203.0.113.1 distance=1 \
    check-gateway=ping comment="ISP-Primary Gateway"
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=198.51.100.1 distance=1 \
    check-gateway=ping comment="ISP-Backup Gateway"
      

ECMP dengan PCC (Per Connection Classifier)

PCC memungkinkan distribusi traffic per-connection berdasarkan kombinasi IP source, IP destination, dan port. Ini memastikan setiap sesi konsisten melalui ISP yang sama.

MikroTik CLI
# Mangle rules untuk PCC load balancing
/ip firewall mangle
# Mark pertama: 50% traffic ke ISP-Primary
add chain=prerouting src-address=192.168.10.0/24 \
    connection-state=new \
    per-connection-classifier=both-addresses:2/0 \
    action=mark-connection new-connection-mark=ISP-Primary-conn

# Mark kedua: 50% traffic ke ISP-Backup
add chain=prerouting src-address=192.168.10.0/24 \
    connection-state=new \
    per-connection-classifier=both-addresses:2/1 \
    action=mark-connection new-connection-mark=ISP-Backup-conn

# Terapkan routing mark berdasarkan connection mark
add chain=prerouting connection-mark=ISP-Primary-conn \
    action=mark-routing new-routing-mark=to-ISP-Primary
add chain=prerouting connection-mark=ISP-Backup-conn \
    action=mark-routing new-routing-mark=to-ISP-Backup

# Buat rute untuk masing-masing routing mark
/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=203.0.113.1 \
    routing-mark=to-ISP-Primary distance=1
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=198.51.100.1 \
    routing-mark=to-ISP-Backup distance=1
      
โš–๏ธ
ECMP (Default)
  • โœ… Simpel, otomatis, minimal konfigurasi
  • โŒ Tidak konsisten per-session
  • โŒ Sticky session tidak bisa
๐Ÿ”—
ECMP + PCC
  • โœ… Konsisten per-connection
  • โœ… Distribusi merata
  • โŒ Konfigurasi lebih kompleks
๐Ÿ“
ECMP + NTH
  • โœ… Distribusi tepat sesuai pola
  • โœ… Predictable & terkontrol
  • โŒ Kurang fleksibel jika ISP berubah
๐Ÿ›ก๏ธ
Hot Standby
  • โœ… ISP backup aktif saat primary down
  • โœ… Failover otomatis
  • โŒ Bandwidth backup tidak terpakai saat normal
โš ๏ธ Perhatian: Connection Tracking

ECMP dan PCC sangat bergantung pada connection tracking. Pastikan /ip firewall connection tracking dalam status enabled. Jika connection tracking dimatikan, paket yang sudah termarking tidak akan konsisten dan koneksi bisa terputus.

7. Monitoring & Troubleshooting Routing

Setelah dikonfigurasi, routing harus dipantau secara berkala untuk memastikan kinerja optimal. MikroTik menyediakan berbagai tool bawaan untuk diagnosa masalah routing.

Tool Monitoring Bawaan

MikroTik CLI
# === Routing Table Inspection ===

# Lihat seluruh routing table
/ip route print stats

# Cek routing table yang hanya aktif
/ip route print where active

# Lihat detail rute spesifik
/ip route print detail where dst-address=0.0.0.0/0

# === Traceroute ===

# Trace path ke destination
/tool traceroute address=8.8.8.8 protocol=icmp count=5

# Trace dengan source address tertentu
/tool traceroute address=8.8.8.8 src-address=192.168.10.1

# === Bandwidth Monitoring ===

# Monitor bandwidth per-interface real-time
/tool traffic-monitor interface=ether1 interval=1s

# Paket sniffer untuk analisis mendalam
/tool sniffer quick
set filter-interface=ether1 filter-direction=both
start
      

Troubleshooting OSPF

MikroTik CLI
# Cek neighbor OSPF
/routing ospf neighbor print

# Lihat database link-state
/routing ospf lsa print

# Cek area dan interface
/routing ospf area print
/routing ospf interface print detail

# Monitor event OSPF
/log print where topics~"ospf"
      

Troubleshooting BGP

MikroTik CLI
# Cek status peer BGP
/routing bgp peer print detail

# Lihat prefix yang diterima dari peer
/routing bgp advertisements print

# Monitor event BGP
/log print where topics~"bgp"

# Hitung jumlah prefix
/routing bgp peer print stats

# Cek prefix filter
/routing filter rule print
      

Script Monitoring Otomatis

Buat script untuk memantau status routing secara otomatis dan mengirim notifikasi jika terjadi perubahan:

MikroTik CLI
# Script cek status BGP Peer
/system script
add name="check-bgp-status" policy=read,test source={
    :local bgpPeer ([/routing bgp peer get value-name=state]);
    :if ($bgpPeer != "established") do={
        :log warning "BGP Peer DOWN! State: $bgpPeer";
        /tool send-email \
            to="admin@company.id" \
            subject="[ALERT] BGP Peer DOWN" \
            body="BGP Peer state changed to $bgpPeer at [/system clock get time]";
    }
}

# Jadwalkan script setiap 5 menit
/system scheduler
add name="bgp-monitor" interval=5m \
    on-event="check-bgp-status" \
    comment="Monitor BGP peer status"
      
๐Ÿ’ก Tool Tambahan: The Dude

MikroTik menyediakan aplikasi monitoring gratis bernama The Dude. Tool ini memungkinkan visualisasi topologi jaringan secara real-time, monitoring status device, dan alerting otomatis. Sangat cocok untuk memantau banyak router MikroTik dalam satu dashboard.

8. Best Practices untuk Jaringan Enterprise

Menerapkan routing di jaringan enterprise memerlukan perencanaan yang matang. Berikut adalah best practices yang direkomendasikan untuk memastikan stabilitas dan keamanan.

Dokumentasi & Penamaan

Keamanan Routing

MikroTik CLI
# === Security Hardening ===

# 1. Disable IP services yang tidak diperlu
/ip service
set telnet disabled=yes
set ftp disabled=yes
set www disabled=yes
set api disabled=yes
set api-ssl disabled=yes
set winbox address=192.168.1.0/24
set ssh address=192.168.1.0/24

# 2. Proteksi dari brute force SSH
/ip firewall filter
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 \
    src-address-list=ssh_blacklist action=drop \
    comment="Drop SSH brute force"
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 \
    connection-state=new src-address-list=ssh_stage3 \
    action=add-src-to-address-list address-list=ssh_blacklist \
    address-list-timeout=1d comment="SSH brute force stage 3"
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 \
    connection-state=new src-address-list=ssh_stage2 \
    action=add-src-to-address-list address-list=ssh_stage3 \
    address-list-timeout=1m comment="SSH brute force stage 2"
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 \
    connection-state=new \
    action=add-src-to-address-list address-list=ssh_stage2 \
    address-list-timeout=1m comment="SSH brute force stage 1"

# 3. Buat user admin dengan hak akses terbatas
/user add name=operator password="Str0ngP@ss!" group=read
/user add name=admin-backup password="B4ckup4dm1n!" group=full
/user remove admin
      

Redundansi & Failover

Backup & Recovery

MikroTik CLI
# Simpan backup lengkap (binary)
/system backup save name="full-backup-2026-06-18"

# Export konfigurasi ke script (text-based, bisa diedit)
/export file="config-export-2026-06-18"

# Export hanya bagian routing
/ip route export file="route-config"
/routing ospf instance export file="ospf-config"
/routing bgp instance export file="bgp-config"

# Automasi backup harian
/system scheduler
add name="daily-backup" interval=1d \
    on-event={
        /system backup save name=("daily-" . [/system clock get date]);
        /export file=("export-" . [/system clock get date]);
    }
      
Best Practice Prioritas Implementasi
Autentikasi OSPF/BGP ๐Ÿ”ด Tinggi Gunakan MD5 atau SHA untuk semua neighbor relationship
Route Filtering ๐Ÿ”ด Tinggi Filter prefix inbound dan outbound di setiap peering
Backup Otomatis ๐ŸŸก Sedang Scheduler harian + upload ke storage eksternal
Monitoring & Alerting ๐ŸŸก Sedang The Dude, Zabbix, atau script notifikasi email
Change Management ๐ŸŸข Standar Dokumentasi setiap perubahan konfigurasi dengan timestamp
โœ… Tips: Prinsip Least Privilege

Selalu terapkan prinsip least privilege โ€” berikan hak akses seminimal mungkin kepada user dan service. Buat user operasional dengan hak read saja, dan gunakan user full hanya untuk admin utama. Nonaktifkan semua service yang tidak terpakai.

9. Quiz: Uji Pemahamanmu

Jawab pertanyaan berikut untuk menguji pemahaman kamu tentang konfigurasi routing di MikroTik. Pilih satu jawaban terbaik untuk setiap pertanyaan.

๐Ÿ“ Quiz Routing MikroTik

1. Parameter apakah yang menentukan prioritas rute ketika sebuah router memiliki beberapa rute ke tujuan yang sama?

2. Untuk OSPF di MikroTik, perintah untuk membuat neighbor relationship yang aman menggunakan autentikasi MD5 dilakukan pada menu mana?

3. Dalam konfigurasi ECMP dengan 2 ISP, apa yang terjadi jika kedua rute default memiliki distance yang SAMA?

4. Apa risiko utama jika BGP peer tidak diberikan route filter (prefix filtering)?

5. Urutan mana yang BENAR untuk firewall rules agar performa optimal?